Home

Minggu, 05 Juli 2009

Flu babi tidak terkendali lagi

KESRA—4 JULI: Terus meningkatnya kasus flu babi membuat usaha membatasi virus sudah tidak dapat dilakukan lagi, kata pemerintah Inggris.

Para menteri mengatakan reaksi darurat sekarang menjadi tahap baru "pengobatan" di seluruh Inggris karena dalam waktu dekat jumlah kasusnya akan menjadi 100 ribu setiap hari.

Ini berarti obat anti flu tidak akan lagi diberikan kepada orang orang di sekitar korban terinfeksi, bbc melaporkan..

Uji coba laboratorium juga tidak akan dilakukan lagi untuk memastikan kasus. Tindakan ini dilakukan untuk mengurangi beban layanan kesehatan.

Pengumuman yang sudah diperkirakan sebelumnya ini langsung berlaku. Ini bukan berarti pandemi virus menjadi lebih mematikan, tetapi hanya hal ini tidak dapat dikendalikan.

Jika seseorang menunjukkan sejumlah gejala, mereka harus menghubungi layanan kesehatan NHS lewat telpon, kata pemerintah.

Jika dokter memandang seseorang menderita flu babi mereka akan diminta tetap di rumah dan diberikan kupon agar rekan atau anggota keluarga dapat mengambil obat di apotik misalnya.

Para dokter umum diminta tidak memberikan obat anti flu. Sejumlah pengamat memandang obat seharusnya diberikan kepada kelompok yang paling rapuh karena virus cukup lemah dan penggunaan yang berlebihan dapat menyebabkan penolakan.

Para menteri menolak pilihan ini, tetapi para dokter bermaksud mengurangi pemakaian pada keadaan tertentu, misalnya saat pasien menunjukkan gejala tidak parah.

Uji coba laboratorium sudah dicabut di beberapa tempat rawan, seperti London dan Glasgow. Tetapi di daerah daerah lain Inggris menerapkan strategi pembatasan, yang berarti kasus flu babi harus dipastikan, dan obat juga diberikan kepada orang orang sekitar penderita untuk mencegah penyebaran flu.

Apa arti tahap baru?

Tahap pengobatan berarti pengakuan virus sudah tidak dapat dikendalikan

Banyak orang yang melaporkan gejala tidak akan diuji coba lagi untuk mengurangi beban layanan kesehatan

Jika mereka mengalami gejala umum obat akan diberikan dan mereka diminta tetap di rumah

Dokter diminta tidak memberikan obat anti flu.

Tidak ada komentar:

Unggulan

IDI? BELA dr. Ani Hasibuan

Makassar, 18 Mei 2019 Bentuk belaan dr. Nur Hasibuan beredar di medsos, IDI menyerukan mogok massal, berikut pesan yg beredar di Meds...

Most Populer