Suspect Flu Babi Terus Meningkat Berbagai Daerah - Rumah Sakit Sanglah di Denpasar, Bali, lagi-lagi menerima dua pasien dengan gejala flu babi. Keduanya warga Jimbaran, yakni; Yoga Prayoga dan Ni Wayan Wati Rowlings. Mereka dirawat intensif di Ruang Isolasi Nusa Indah RS Sanglah.
Menurut dr. Lanang Suartana, Kepala Bidang Pelayanan Medik RS Sanglah, dengan masuknya kedua pasien itu, RS Sanglah telah merawat 19 orang suspect flu babi. Tujuh di antaranya dinyatakan positif terinfeksi virus H1N1.
Sejauh ini, Pemerintah Daerah Bali telah menetapkan wabah flu babi sebagai Kejadian Luar Biasa.
Sementara itu, kondisi suspect flu babi, ED, warga Negara Australia yang dirawat di Rumah Sakit Sarjito Yogyakarta masih labil. Sedangkan kondisi sejumlah suspect flu babi lainnya, seorang perawat dan tiga pelajar, mulai membaik. Sementara AR, pasiesn suspect flu babi pertama di rumah sakit itu, menurut Heru Trisno Nugroho, Humas RS Sarjito, telah diizinkan pulang meski hasil laboratorium dari Jakarta belum diterima.
Dalam perkembangan yang sama, puluhan warga Negara Indonesia yang dinyatakan negatif terkena flu babi saat mengikuti festival paduan suara Asia di Seoul, Korea Selatan. Mereka telah kembali ke tanah air kemarin petang. Sedangkan 200-an rekan mereka lainnya masih berada dikarantina di rumah sakit di daerah Guangnam. Empatbelas di antaranya dinyatakan positif flu babi. Rencananya, ke-14 WNI yang positif flu babi itu baru akan kembali ke tanah air 17 Juli nanti.
Sementara itu, Pemerintah Inggris menemukan satu kasus gabungan antara virus H5N1 flu burung dan virus H1N1 flu babi. Kasus itu adalah yang pertama, namun sangat berbahaya dan mematikan. Indonesia sendiri harus lebih waspada karena selain endemi flu burung, juga mulai dijangkiti flu babi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar